Setelah selesainya turnamen German Open GPG 2015, pasukan Indonesia
harus mengawali perjuangannya kembali di turnamen tertua yang bersejarah yaitu YONEX
All England. Pada All England tahun 2015 ini, Indonesia memboyong sekitar 24
pemain dari pelatnas dan non pelatnas. Sekitar 10 pemain harus mengawali
perjuangannya dari babak kualifikasi.
#
QUALIFICATION : Debut Para Pasangan Baru
Di tunggal putra, Dionysius Hayom Rumbaka yang menempati unggulan 1
kualifikasi berhasil mengalahkan pemain asal malaysia Mohamad Arif Abdul Latif,
21-15 21-19 selama 0:35 menit. Di final kualifikasi Hayom dapat memenangi laga
melawan rekan senegaranya yaitu Simon Santoso dengan skor 21-14 21-17 selama
0:38 menit. Di tunggal putri ada Bellaetrik Manuputy yang harus bermain rubber
dengan Kati Tolmoff dari Estonia 21-9 15-21 21-14 dalam 0:42 menit. Sama halnya
dengan tunggal putra, Bella harus berhadapan dengan rekan senegaranya di babak
final kualifikasi yaitu Millicent Wiranto. Dalam durasi 25 menit Bella berhasil
memenangi perang saudara dengan skor 21-11 21-17.
Pasangan ganda baru Indonesia yang berhasil lolos ke babak final
kualifikasi adalah Markis kido/Agripinna Prima, Kevin Sanjaya Sukamuljo/
Greysia Polii, dan Gideon Markus Fernaldi/ Nitya Krishinda Maheswari. Sedangkan
Agripinna Prima/ Rizky Amelia Pradipta harus tumbang dari unggulan 4
kualifikasi, Ivan Sozonov/ Ekaterina Bolotova dari Rusia.
Di final kualifikasi, terdapat 2 pasangan ganda putri Indonesia yang
langsung dapat melakoni laganya yaitu Dian Fitriani/ Nadya Melati [1] dan Ganda
putri muda pelatnas Suci Rizky Andini/ Maretha Dea Giovani [4]. Dian/ Nadya
berhasil melaju ke babak utama setelah mengandaskan Ganda Denmark, Maiken
Fruergaard/ Sara Thygesen dengan 21-15 16-21 21-19 selama 0:56 menit. Sama
halnya dengan mereka berdua, pasangan Suci / Maretha juga berhasil melangkah ke
babak utama setelah kembali mengalahkan Ganda Inggris, Heather Olver/ Laurent Smith
dengan rubber game 21-17 9-21 21-13 0: 54 menit. Sedangkan pasangan Ganda
campuran Kevin Sanjaya Sukamuljo/ Greysia Polii berhasil merebut tiket Round 1
dari pasangan Rusia, Ivan Sozonov/ Ekaterina Bolotova [4] dengan 2 set langsung
21-18 21-12 selama 0:22 menit. Keberhasilan Greysia Polii di ganda campuran
ternyata tidak bisa diikuti oleh pasangannya di Ganda Putri, Nitya Krishinda
Maheswari. Gideon/ Nitya harus berhenti setelah dikalahkan Mathias
Christiansen/ Lena Grebak [3] [DEN], 21-18 21-12 0:22 menit. Di Ganda putra,
Markis kido/Agripinna Prima hanya butuh waktu 19 menit saja untuk merebut tiket
R1 dari pasangan India, D. Guru Prasad/ Venkatesh Prasad 21-9 21-11. Dengan
begitu Indonesia meloloskan 6 pemain di Ganda dan Tunggal ke babak utama.
#
ROUND 1 : Praveen/ Debby menepati janjinya
Pada Round 1, wakil Indonesia di sektor Tunggal hanyalah Dionysius Hayom
Rumbaka yang mampu meneruskan perjalanannya ke R2. Hal tersebut terjadi setelah
wakil tunggal putra Indonesia lainnya, Tommy Sugiarto ditekuk olehnya dengan
skor kembar 21-12 21-12 selama 0:32. Hal yang mengecewakan juga datang dari
sektor Tunggal Putri, dimana kedua Tunggal Putri Indonesia harus gugur oleh
lawan-lawannya. Saina Nehwal memang masih tangguh untuk Bellatrik Manuputy.
Bella menyerah dalam waktu 38 menit dan hanya mendapat 8 poin di set 1 dan 10
poin di set 2. Sedangkan Lindaweni Fanetri menyerah dari tunggal Thailand,
Porntip Buranaprasertsuk 21-16 21-11 0: 36 menit.
Dengan begitu, Indonesia tanpa wakil di sektor Women’s Single pada R2.
Di sektor MD dan XD Indonesia diwakili masing-masing 6 wakil. Dari 6
wakil XD, Indonesia berhasil mengirimkan 3 wakilnya ke R2. Unggulan 8 asal
Indonesia, Riky Widianto/ Richi Puspita Dili belum dapat memenuhi ekspektasi
karena harus kandas dari Pasangan Kenichi Hayakawa/ Misaki Matsutomo dari
Jepang dengan straight game 21-19 21-13 0:39 menit. Pil kekalahan juga harus
dirasakan oleh Pasangan Edi Subktiar/ Gloria Emanuelle Widjaya yang kalah dari
pasangan muda korea Choi Sol Kyu/ Yoo Jung Chae dan Pasangan bersaudara Markis
Kido/ Pia Zebadiah Bernadeth yang menyerah dari unggulan 6 inggris, Chris
Adcock/ Gabrielle Adcock. Juara bertahan sektor XD, Tontowi Ahmad/ Liliyana
Natsir yang menempati unggulan ke-4 belum mengalami kesulitan dengan menumbangkan
2 set langsung dari pasangan duo Magee, Sam Magee/ Chloe Magee asal Irlandia.
Pemain dari kualifikasi, Kevin/ Greysia pun juga ikut melenggang ke Round 2.
Hasil yang sangat gemilang dapat dituai oleh Praveen Jordan/ Debby Susanto yang
secara mengejutkan menumbangkan unggulan ke-3 asal China, Xu Chen/ Ma Jin tanpa
rubber dengar skor 21-15 21-14 selama 0:40 menit. Hal ini merupakan trend
positif dari Praveen/ Debby mengingat Xu/ Ma adalah salah satu lawan yang tangguh dan susah untuk
dikalahkan. Mereka menepati janji mereka untuk memperoleh kemenangan dari
pasangan Tiongkok tersebut. Mereka dan pelatih memang menerapkan strategi
khusus yang telah dirancang sebelumnya dan tidak lupa untuk berlatih dengan
keras, juga mempelajari video pertandingan Xu Chen/ Ma Jin tersebut.
Pencapaian sektor MD di R1 lebih baik dari semua sektor sebab dari 6
wakil yang ada berhasil meloloskan 4 wakil ke babak selanjutnya. Dua wakil yang
kalah berasal dari pasangan Ade Yusuf/ Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira dan
Markis Kido/ Agripinna Prima. Juara bertahan sektor MD, Mohammad Ahsan/ Hendra
Setiawan berhasil mengatasi pasangan Inggris, Andrew Ellis/ Peter Milis dengan 21-9
21-17 0:39 menit. Kemenangan yang sama juga dipetik oleh pasangan Non PELATNAS,
Andrei Adistia/ Hendra Aprida yang berhasil memulangkan pasangan Junior Senior
asal korea Sol Kyu Choi/ Ko Sung Hyun dengan skor ketat 22-20 19-21 21-15 dalam
durasi 54 menit. Pasangan Senior Junior asal China, Cai Yun/ Lu Kai juga
berhasil dibabat Angga Pratama/ Ricky Karanda Suwardi lewat pertandingan rubber
game 18-21 21-17 21-14 0:57 menit. Kabar menggembirakan juga dituai oleh
pasangan muda pelatnas yang baru dipasangkan Gideon Markus Fernaldi/ Kevin
Sanjaya Sukamuljo yang berhasil menang atas Max Schwenger/ Josche Zurwonne
[GER] 21-16 21-17 0:32 menit. Di sektor ganda putri, hanya satu wakil yang
berhasil melenggang ke R2 yaitu Greysia Polii/ Nitya Krishinda Maheswari. Tiga
ganda lainnya harus pulang lebih awal yaitu Dian Fitriani/ Nadya Melati, Suci
Rizky Andini/ Maretha Dea Giovani dan Pia Zebadiah Bernadeth/ Rizky Amelia
Praadipta.
HEROIK LAGA’S IN ROUND 1 :
-
Mads
Conrats/ Mads Pieler Kolding [DEN] beat Lee Yong Dae/ Yoo Yeon Seong [1/KOR] :
21-16 21-19
-
Praveen
Jordan/ Debby Susanto [INA] beat Xu Chen/ Ma Jin [3/CHN] : 21-15 21-14 0:40
-
Tang Jinhua/
Zhong Qianxin [CHN] beat Misaki Matsutomo/ Ayaka Takahashi [2/JPN] : 21-14
21-18
-
Kento
Momota [JPN] beat K. Srikanth [4/IND] : 21-18 12-21 21-15
-
Karin
Schanse [GER] beat Liu Xin [CHN] : 21-17 22-20
-
Manu
Atrri/ B.Summeth Reddy [IND] beat Chai Biao/ Hong Wei [7/CHN] : 9-21 21-17
21-17 0:57
#
ROUND 2 : Tumbangnya Juara Bertahan
Sektor Ganda Putra yang mengirimkan wakil terbanyak untuk Indonesia ke
R2 hampir saja kehilangan wakil di sektor ini di Perempat Final. Untung saja
Gideon Markus Fernaldi/ Kevin Sanjaya Sukamuljo masih bisa menjaga asa
Indonesia di babak selanjutnya. Mereka mengandaskan perlawanan dari pasanangan
India Manu Attri/ B. Sumeeth Reddy dengan 21-13 19-21 21-15 dalam 44 menit.
Bahkan juara bertahan sektor MD tahun lalu, Mohammad Ahsan/ Hendra Setiawan
secara mengejutkan harus tumbang dari pasangan Tiongkok, Fu Haifeng/ Zhang Nan
lewat pertarungan sengit 21-16 19-21 21-18 0:49 menit. Pasangan Andrei/ Hendra
dan Angga/ Ricky harus rela senasib dengan Ahsan/ Hendra.
Berbanding terbalik dengan sektor MD, di sektor XD hanya Kevin/ Greysia
yang kalah dari duo Adcock yang nantinya akan menjadi lawan Ahmad/ Natsir di
QF. Praveen/ Debby dan Ahmad/ Natsir masih dapat bertahan dan melanjutkan
perjuangannya.
Di ganda putri, Greysia/ Nitya berhasil revans dengan Yoo Jung Chae
setelah di beberapa turnamen sebelumnya selalu kalah dengan junior korea ini.
Uniknya ketiga kekalahan yang diderita Greysia/ Nitya tersebut terjadi ketika
Yoo Jung Chae berpasangan dengan partner yang berbeda. Untung saja, di turnamen
besar ini Greysia/ Nitya berhasil menang 21-17 21-19 atas Yoo Jung Chae/ Kim So
Yeong. Wakil Tunggal satu-satunya juga harus tumbang dengan hasil Sho Sasaki [Japan] versus Dionysius Hayom Rumbaka [Indonesia]
18-21 21-14 21-18.
HEROIK LAGA’S IN ROUND 2:
-
Sun Yu
[CHN] beat Li Xuerui [1/CHN] : 21-13 21-13 0: 35
-
Takeshi
Kamura/ Keigo Sonoda [JPN] beat Kim Gi Jung/ Kim Sa Rang [6/KOR] : 21-14 21-19
0:40
-
Fu
Haifeng/ Zhang Nan [CHN] beat Mohammad Ahsan/ Hendra Setiawan [4/INA] : 21-16 19-21
21-18 0: 49
#
QUARTELFINAL : Dua Ganda Campuran Indonesia menanti lawan di SF
Empat Wakil Indonesia di babak ini harus bekerja keras untuk memulangkan
wakil negara lain sebab lawan yang dihadapi juga semakin sulit. Dua diantara
mereka harus melawan juara German Open sektor MD dan XD yang baru saja selesai
digelar pada 8 Maret 2015 lalu. Sedangkan dua lainnya harus dihadapkan dengan
pasangan ganda putri Tiongkok yang di R1 kemarin telah mengalahkan unggulan 2
Misaki Matsutomo/ Ayaka Takahashi dan satu XD harus melawan ganda Tuan Rumah
yang menempati unggulan 6.
Pertandingan pertama untuk wakil Indonesia dimulai. Praveen/ Debby yang
bermain apik di turnamen ini harus melawan Mads Pieler Kolding/ Kamila Rytter
Juhl dari Denmark. Praveen/ Debby memang masih kalah tipis dari segi Head To
Head yaitu 0:1. Tapi semua bisa saja terjadi mengingat track record mereka di
turnamen ini cukup baik. Ternyata semua itu benar. Praveen/ Debby memenangkan
laga panas tersebut dengan rubber game 20-22 21-19 21-14 selama 1 jam lebih 2
menit.
Pertandingan yang sangat sengit juga dipertunjukkan oleh peraih Hattrick
gelar All England, Tontowi Ahmad/ Liliyana Natsir. Mereka harus merasakan
perlawanan yang sangat kuat dari Chris Adcock/ Gabrielle Adcock dan sekaligus
tekanan dari supporter tuan rumah. Untungnya keneruntungan masih berpihak pada
Indonesia yang berhasil menmpatkan wakil kedua di Semifinal dengan skor laga
14-21 21-18 19-21 dalam 64 menit. Sayangnya, keberuntungan Indonesia hanya
sampai di situ saja sebab Kevin/ Gideon dan Greysia/ Nitya harus gugur di babak
ini.
HEROIK LAGA’S IN QF:
-
Tai Tzu
Ying [7/TPE] vs Wang Shixian [2/CHN] : 21-18 9-21 21-19
#
SEMIFINAL : Sensasi Praveen/ Debby berakhir
Lawan Praveen/ Debby di babak ini adalah unggulan 1 asal Tiongkok yang
menjadi Runner Up tahun lalu setelah dikalahkan oleh Tontowi Ahmad/ Liliyana Natsir,
Zhang Nan/ Zhao Yunlei. Sayangnya kejutan dari Praveen/ Debby belum bisa
dihadirkan di babak Semifinal ini. Mereka kalah straight game 21-15 21-10 0:40
menit. Sedangkan Owi/ Butet (sebutan bagi Ahmad/ Natsir) berhasil menjadi
satu-satunya wakil Indonesia di Final dengan menumbangkan musuh bebuyutan
mereka Joachim Fisher Nielsen/ Christinna Pedersen dengan skor 21-17 21-11
selama 0:43. Dalam pertandingan ini Owi/ Butet tampil apik dengan selalu
menjaga ritme pertandingan dan menjaga rentang poin yang didapat.
# FINAL :
Carolina Makes History for Spanyol
Tunggal putra
- Chen Long [1/CHN] vs Jan Jorgensen [2/DEN] 25-21, 21-17, 21-15
Tunggal putri
- Carolina Marin [6/SPN] vs Saina Nehwal [3/IND] 16-21, 21-14, 21-7
Ganda putri
- Bao Yixin/Tang Yuanting [8/CHN] vs Wang Xiaoli/Yu Yang [5/CHN] 21-14, 21-14
Ganda campuran
- Zhang Nan/Zhao Yunlei [1/CHN] vs Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir [4/INA] 21-10, 21-10
Ganda putra
- Mathias Boe/Carsten Mogensen [2/DEN] vs Fu Haifeng/Zhang Nan [CHN] 21-17, 22-20
Tunggal putra
- Chen Long [1/CHN] vs Jan Jorgensen [2/DEN] 25-21, 21-17, 21-15
Tunggal putri
- Carolina Marin [6/SPN] vs Saina Nehwal [3/IND] 16-21, 21-14, 21-7
Ganda putri
- Bao Yixin/Tang Yuanting [8/CHN] vs Wang Xiaoli/Yu Yang [5/CHN] 21-14, 21-14
Ganda campuran
- Zhang Nan/Zhao Yunlei [1/CHN] vs Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir [4/INA] 21-10, 21-10
Ganda putra
- Mathias Boe/Carsten Mogensen [2/DEN] vs Fu Haifeng/Zhang Nan [CHN] 21-17, 22-20
# PENCAPAIAN
TERBAIK PEMAIN INDONESIA :
Tunggal putra – R2
Dionysius Hayom Rumbaka
Tunggal putri - R1
Bellaetrik Manuputy
Bellaetrik Manuputy
Lindaweni Fanetri
Ganda putri - QF
Greysia Polii/ Nitya Krishinda Maheswari
Greysia Polii/ Nitya Krishinda Maheswari
Ganda campuran – Runner Up
Tontowi Ahmad/ Liliyana Natsir
Tontowi Ahmad/ Liliyana Natsir
Ganda putra - QF
Kevin Sanjaya
Sukamuljo/ Gideon Markus Fernaldi
# ON FIRE
PLAYER :
Carolina
Marin
Praveen Jordan/ Debby Susanto
Tidak ada komentar:
Posting Komentar